Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Justru "Memakan" Warung Anggotanya Sendiri

Oleh: Prof. Dr. Ahmad Subagyo *)Bayangkan sebuah skenario. Pak Slamet, pemilik warung kelontong di Klego, Pekalongan, sudah dua puluh tahun berjualan beras, minyak goreng, sabun cuci, dan rokok. Pelanggannya tetangga sendiri. Margin tipis, tapi cukup untuk menyekolahkan tiga anak. Suatu pagi, Pak Slamet mendaftar menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP yang baru didirikan di[...]

"Menjaga Koperasi Sebagai Kumpulan Orang, Menjaga Jatidiri"

R. Nugroho M(Praktisi Koperasi) Dalam realitas kehidupan masyarakat Indonesia, koperasi sesungguhnya lahir dari budaya sosial yang telah hidup jauh sebelum konsep badan usaha modern dikenal. Sejak dahulu masyarakat terbiasa hidup dalam semangat gotong royong, saling membantu, dan bekerja bersama untuk menyelesaikan persoalan kehidupan. Tradisi arisan, sambatan, gugur gunung, hingga kerja kolekti[...]

PESTA BABI, KAPITALISME DAN KOPERASI

Oleh : SurotoKetua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) Film dokumenter Pesta Babi karya sutradara Dandhy Dwi Laksono mengguncang kesadaran publik Indonesia. Film itu tidak hanya menampilkan persoalan eksploitasi sumber daya alam di Papua, tetapi juga membongkar relasi kuasa antara elite politik dan oligarki bisnis yang selama ini terus bekerja melalui penguasaan tanah, hutan, tambang,d[...]

Menggerakkan Ekonomi dari Arus Bawah: Lahirnya BANKO RATIH, Paguyuban Koperasi Merah Putih

Oleh: Prof. Dr. Ahmad Subagyo, S.E., M.M. Penggagas BANKO RATIH, Wakil Rektor III IKOPIN University, Ketua Umum IMFEA, Penggerak Ekonomi Koperasi & Keuangan Mikro Indonesia. Sebuah Pertemuan Kecil, Sebuah Cita-Cita BesarPada suatu hari yang sederhana namun bermakna, dua belas orang dari berbagai daerah di Pulau Jawa duduk melingkar di satu meja virtual. Mereka datang dari Depok, Purbalingg[...]

Ketika Sebuah QR Code Mengubah Wajah Ekonomi Indonesia

(Catatan dari Ruang Pelatihan bersama Pegawai Bank Indonesia tentang Fintech, Inklusi Keuangan, dan Masa Depan Rakyat Kecil) Senin pagi di Braga, Bandung, 18  Mei. Lampu-lampu kristal Hotel Gino Feruci menyala lembut, sedap aroma kopi mengepul, dan satu per satu peserta memasuki ruang pelatihan dengan langkah yang tidak biasa — langkah orang yang tahu hari itu akan ada sesuatu yang penting unt[...]

RAKYAT HARUS MENJADI PELAKU DAN PEMILIK PEREKONOMIAN BANGSA

Oleh : R. Nugroho MPraktisi koperasi  Di tengah derasnya arus kapitalisme global dan dominasi kekuatan modal besar, Indonesia sesungguhnya telah memiliki arah dasar perekonomian yang sangat jelas. Konstitusi bangsa ini tidak menempatkan rakyat hanya sebagai penonton pembangunan, melainkan sebagai pelaku utama sekaligus pemilik dari aktivitas ekonomi nasional.Hal itu tercermin tegas dalam Pasal[...]

MEMAHAMI SUBSTANSI UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DALAM FAKTA EMPIRIS

Oleh : R. Nugroho MPraktisi KoperasiUnit Simpan Pinjam (USP) koperasi merupakan bagian penting dalam kehidupan gerakan koperasi di Indonesia. Dalam praktiknya, USP tidak hanya berfungsi sebagai tempat menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga menjadi sarana gotong royong ekonomi antar anggota koperasi. Karena itu, memahami substansi USP koperasi tidak dapat dilepaskan dari nilai, prinsip, dan [...]

Dari Dapur Negara ke Meja Rakyat , Mengapa Indonesia Butuh Food Bank MBG Sekarang Juga

Oleh: Ahmad Subagyo(Wakil Rektor III dan Ketua Umum ADEKMI) Bayangkan suasana di sebuah dapur besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pagi buta, belasan orang menanak nasi dalam panci raksasa, menggoreng lauk bergantian, dan menyusun kotak-kotak makan yang akan dikirim ke sekolah-sekolah dasar. Jutaan porsi makanan keluar dari ribuan dapur seperti itu setiap hari. Namun, tidak jauh dari sana, [...]

Negara Jangan Ambil Kedaulatan Anggota Koperasi *)

*) Sebuah tanggapan terhadap pasal 110 Permenkop 8/2023Oleh: R. Nugroho MKoperasi sejak awal lahir bukan sekadar badan usaha, melainkan gerakan ekonomi rakyat yang berdiri di atas nilai kebersamaan, demokrasi, dan kemandirian. Karena itu, kekuasaan tertinggi dalam koperasi berada di tangan anggota melalui forum Rapat Anggota, bukan pada pengurus, apalagi pemerintah.Di sinilah letak perbedaan mend[...]

"Sukses Gelar RAT, PKPRI Kabupaten Bekasi Pertahankan Performa Usaha dan Peningkatan Asset"

BEKASI – Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Bekasi sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Acara digelar di Hotel Citra, Bekasi, pada Rabu, 22 April 2026 lalu.RAT ini menjadi momen penting karena merupakan RAT ke-4 bagi kepengurusan periode 2022-2027. Acara dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus, Pengawas, dan segenap anggota PKPRI Kabu[...]