Food Bank Indonesia Pekalongan: Saat Kelebihan Pangan Menjadi Amanah Bersama dan Ruang Baru Kemitraan Multi Pihak

Di tengah paradoks antara melimpahnya kelebihan pangan dan masih adanya masyarakat rentan, Food Bank Indonesia Pekalongan hadir sebagai praktik ekonomi gotong royong. Kini gerakan ini mengajak koperasi, hotel, restoran, hingga kantor pemerintahan bergabung menjadi mitra donatur dalam kanal yang legal, akuntabel, dan transparan. Paradoks Pangan yang Menuntut Jawaban BersamaSetiap hari, di dapur MBG[...]

Koperasi Wujud Nyata Demokrasi Ekonomi dalam Tata Perekonomian Nasional

Oleh : R. Nugroho MPraktisi koperasi Salah satu tujuan pembangunan tata perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah terwujudnya demokrasi ekonomi, yaitu sistem perekonomian yang diselenggarakan berdasarkan asas kebersamaan, kekeluargaan, dan keadilan sosial. Dalam demokrasi ekonomi, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan,[...]

Beyond Digitization: Why East Java's Cooperatives Must Embrace Digital Transformation

Oleh : Krisna P LaurensiusTenaga Ahli bidang Kerjasama internasionalLapenkopwil Jawa Timur Abstrak (Bahasa Indonesia)Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan bagi koperasi, melainkan kebutuhan strategis untuk mempertahankan daya saing dalam perekonomian modern. Meskipun banyak koperasi telah memanfaatkan media sosial atau aplikasi keuangan sederhana, sebagian besar masih belum memiliki sis[...]

Why Cooperatives Matter: A Strategic Path to Indonesia's Inclusive Economic Growth

Oleh : Krisna P LaurensiusTenaga Ahli bidang Kerjasama internasionalLapenkopwil Jawa Timur Abstrak (Bahasa Indonesia)Selama lebih dari satu abad, koperasi telah menjadi fondasi ekonomi kerakyatan Indonesia. Namun, besarnya jumlah koperasi belum berbanding lurus dengan daya saing dan kontribusinya terhadap transformasi ekonomi nasional. Di tengah persaingan global dan akselerasi ekonomi digital, k[...]

How Exports Drive National Economic Growth

Oleh : Krisna P LaurensiusTenaga Ahli bidang Kerjasama internasionalLapenkopwil Jawa Timur Abstraks (Bahasa Indonesia)Ekspor merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional karena mampu meningkatkan devisa, menciptakan lapangan kerja, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing produk dalam negeri. Artikel ini membahas pentingnya orientasi ekspor sebagai strategi pengembangan k[...]

Kursi yang Sama untuk Semua: Ketika Magang Nasional Merangkul Kaum Difabel

Oleh Prof. Dr. Ahmad Subagyo  Wakil Rektor III IKOPIN University Ada sebuah ungkapan lama yang saya percayai betul: kemajuan sebuah bangsa tidak diukur dari seberapa cepat orang-orang terkuatnya berlari, melainkan dari seberapa sabar ia menanti dan merangkul mereka yang melangkah paling belakang. Ketika saya menyimak perkembangan Program Magang Nasional 2026, ungkapan itu kembali terngiang —[...]

Koperasi Tidak Berdagang dengan Anggotanya, Melainkan Mengorganisasi Gerakan Belanja Bersama

Oleh: R. Nugroho MPraktisi koperasi Masih banyak kalangan yang memandang bahwa ketika koperasi membuka unit usaha toko atau retail untuk memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako)anggotanya, koperasi sedang melakukan kegiatan jual beli dengan anggotanya. Pandangan tersebut tampak logis jika koperasi diposisikan sebagai perusahaan dagang biasa. Namun, apabila koperasi dipahami sesuai jati[...]

Towards Modernizing East Java's Cooperatives: A Policy Direction for Digital Transformation and Global Competitiveness

Oleh : Krisna P LaurensiusTenaga Ahli bidang Kerjasama internasionalLapenkopwil Jawa Timur Abstrak (Bahasa Indonesia)Jawa Timur memiliki jumlah koperasi terbesar di Indonesia, menjadikannya aset strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan nasional. Namun, besarnya jumlah koperasi belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan kualitas kelembagaan, daya saing, digitalisasi, maupun kapasitas untu[...]

SUBSTANSI KASAT MATA UNTUK MEMAHAMI, MENGHAYATI, DAN MENGAMALKAN NILAI DAN PRINSIP KOPERASI

Oleh : R. Nugroho MPraktisi Koperasi Memahami koperasi tidak cukup hanya menghafal nilai dan prinsip koperasi sebagaimana dirumuskan dalam peraturan perundang-undangan maupun oleh International Cooperative Alliance. Nilai dan prinsip tersebut baru akan hidup apabila dipahami melalui substansi nyata yang menjadi dasar lahir, tumbuh, dan berkembangnya koperasi. Substansi inilah yang dapat dilihat, [...]

SEMUA WARGA NEGARA BERKEWAJIBAN MORAL MENJADI ANGGOTA KOPERASI SEBAGAI IMPLEMENTASI AMANAT PASAL 33 UUD 1945

Oleh: R. Nugroho MPraktisi KoperasiKoperasi selama ini sering dipersepsikan sebagai lembaga ekonomi yang hanya dibutuhkan oleh masyarakat berpenghasilan rendah atau mereka yang mengalami keterbatasan akses terhadap modal dan pelayanan ekonomi. Pandangan demikian kurang mencerminkan hakikat koperasi sebagaimana dirumuskan dan di cita -citakan dalam Pasal 33 UUD 1945. Koperasi bukan sekadar instru[...]