RESENSI BUKU : Rekayasa Sistem dan Manajemen Sistem Koperasi ; Membumikan Koperasi Kuantum melalui Pembelajaran Keling Kumang
Rekayasa Sistem dan Manajemen Sistem Koperasi: Membumikan Koperasi Kuantum melalui Pembelajaran Keling Kumang
Penulis:
Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, M.S. dan Prof. Dr(Eng)
Ir. Vincent Gaspersz, M.St, IPU, Asean Eng, APEC Eng.
Buku ini mengajak pembaca menilai koperasi dari manfaat yang diterima anggota. Kantor, modal, mesin, aplikasi, dan jumlah anggota merupakan bagian penting, tetapi semuanya perlu bekerja bersama.
Pertanyaan utamanya sederhana: apakah koperasi membantu anggota mengatasi masalah dan memperbaiki kehidupannya?
Resensi ini menjelaskan gagasan buku, perjalanan isi 16 bab, pembelajaran delapan koperasi, serta usulan rancangan Vincent Gaspersz atau VG bagi koperasi
Indonesia, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP.
Mengapa buku ini perlu dibaca?
Bayangkan seorang petani tomat mempunyai hasil panen yang baik. Ia tetap dapat mengalami kerugian apabila pembeli belum pasti, angkutan terlambat, atau pembayaran terlalu lama.
Menambah produksi saja belum menyelesaikan masalahnya. Koperasi perlu menghubungkan jadwal panen, mutu, jumlah, pembeli, pengiriman, dan pembayaran. Contoh sehari-hari ini memperlihatkan alasan buku menggunakan pendekatan sistem: hasil akhir dipengaruhi hubungan antarpekerjaan.
Hal yang sama terjadi pada peternak. Pinjaman untuk membeli ternak belum cukup apabila pakan mahal, kesehatan ternak tidak terjaga, dan pasar belum tersedia. Koperasi perlu memahami urutan kebutuhan tersebut sebelum memilih layanan.
Pembaca diajak melihat anggota sebagai manusia dengan usaha dan kehidupan yang saling berkaitan. Anggota sekaligus menjadi pemilik, pengguna layanan, dan pihak yang berhak meminta pertanggungjawaban.
Sumbangan utama buku adalah mempertemukan pemikiran Agus Pakpahan mengenai Koperasi Kuantum dengan pendekatan rekayasa dan manajemen sistem yang dikembangkan dalam naskah oleh Vincent Gaspersz.
Gagasan mengenai nilai, kesadaran, dan hubungan sosial dibawa menuju pekerjaan yang dapat dirancang, dijalankan, diperiksa, serta diperbaiki. Dengan cara ini, kepercayaan dapat dijelaskan melalui bukti timbang dan pembayaran; kekeluargaan dapat dijelaskan melalui bantuan yang adil; keberhasilan dapat dijelaskan melalui perubahan manfaat anggota.(*)
Komentar