Solidaritas Koperasi Pegawai RI untuk Korban Banjir Sumatera

Banjir Sumatera pada akhir November 2025 lalu, masih menyiskan duka dan keprihatinan bagi para korban dan kita semua. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga akhir Januari 2026, bencana ini telah mengakibatkan 1.204 orang meninggal dunia, 140 orang hilang, dan sekitar 111,8 ribu orang harus mengungsi. Tercatat 238.783 rumah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hanyut atau mengalami kerusakan. 

img-1771986286.jpg

Bencana ini memang tidak hanya merusak gedung-gedung dan perumahan, tetapi juga menghancurkan tanaman pangan, perkebunan rakyat, dan permukiman masyarakat desa dan pinggiran kota. Banyak petani kehilangan hasil panen dan tidak memiliki kepastian untuk memulai kembali produksi pertanian dan berkegiatan normal dalam waktu dekat. 

img-1771986304.jpg

Di Sumatera Barat, tercatat 264 orang meninggal dunia dan 72 orang dinyatakan hilang. Banyak pegawai yang kehilangan rumah, hingga jadi pengungsi. Merespons bencana alam ini, Pusat Koperasi Pegawai RI (PKPRI) Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat dengan menggalang donasi untuk membantu meringankan beban saudara-saudaranya yang terdampak banjir dan tanah lonsgor. 

img-1771986316.jpg

Dari penggalangan dana sejak awal bencana terjadi, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp 274,25 juta. Dari jumlah tersebut, terdapat kontribusi dari Induk Koperasi Pegawai RI (IKPRI) dan para anggota Gabungan Koperasi Pegawai RI (GKPRI) Provinsi Jawa Tengah. 

PKPRI Sumatera Barat dengan cermat melakukan survey lapangan bekerjasama dengan anggota-anggota primer (KPRI) dan anggota perorangan, yang terdampak langsung maupun tidak langsung, yang tersebar di Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam, Tanah Datar serta Pesisir Selatan.   

Pemberian nominal bantuan dana ditetapkan dengan mengacu pada skala kerusakan yang ditimbulkan. Terdiri dari kerusakan berat, sedang, dan ringan. Kerusakan berat yang teridentifikasi melalui kondisi bangunan/rumah yang hancur dan tidak bisa ditinggali, dibantu dengan nominal dana Rp 10 juta. Kerusakan sedang (sebagian hancur tapi masih bisa ditinggali) Rp 5 juta, dan kerusakan ringan Rp 500 ribu s/d Rp 1 juta.Total nominal dana bantuan yang berhasil disalurkan mencapai Rp 267,1 juta dengan sisanya untuk operasional pendistribusian. 

“Perkenankan kami mewakili masyarakat yang terdampak bencana alam mengucapkan terimakasih yang sedalam dalamnya atas bantuan saudara para donatur dermawan. Semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan yang banyak dan terbaik, papar H.Hadi Suryadi, Ketua PKPRI Sumatera Barat. Solidaritas dan semangat kesetiakawanan antar anggota koperasi adalah nilai-nilai mulia yang bersifat universal. Nilai yang layak dijaga, saat bersukacita maupun berduka.  (*/Prio) 

Kategori
DINAMIKA

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar