83 Koperasi di Magetan Dorong Revisi UU Perkoperasian Berpihak pada Jati Diri Koperasi

Magetan -  Sebanyak 83 koperasi di Magetan, Jawa Timur, kompak mendorong agar revisi UU Perkoperasian berpihak pada jatidiri koperasi.

Mereka terdiri atas Koperasi Wanita (Kopwan), Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Koperasi Petani (KPTR).

Hal itu mengemuka dalam Sarasehan di Gedung PKPRI Kabupaten Magetan dalam rangka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang diselenggarakan oleh Dekopinda Kabupaten Magetan, Kamis (16/7) pagi.

Sarasehan yang membahas isu transaksi usaha koperasi dan kewajiban perpajakan tersebut menghasilkan 9 rekomendasi kepada Pemerintah dan DPR RI sebagai masukan dalam pembahasan perubahan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Empat rekomendasi utama yang disepakati peserta adalah:

1. Menegaskan bahwa KSP dan USP merupakan usaha koperasi yang diselenggarakan berdasarkan nilai dan prinsip koperasi, bukan semata-mata pendekatan bisnis komersial. 

2. Membangun sistem perizinan KSP dan USP sesuai karakter koperasi yang hanya melayani anggota, sehingga tidak disamakan dengan sistem perizinan lembaga jasa keuangan komersial. 

3. Menyederhanakan sistem perizinan bagi KSP dan USP agar tidak memberatkan serta selaras dengan nilai dan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi yang berlandaskan semangat saling menolong. 

4. Menerapkan Sistem perpajakan kepada Sisa Hasil usaha pada KSP dan USP sesuai ketentuan perpajakan dan Standard Akuntansi Keuangan yang berlaku bahwa pendanaan yang berasal dari anggota sebagai pemilik koperasi bukan sebagai penghasilan koperasi.

Para peserta mendorong revisi UU Perkoperasian yang saat ini dalam proses pembahasan di DPR mampu menghadirkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat jati diri KSP dan USP sebagai usaha gerakan saling menolong disektor keuangan yang dibutuhkan sesama anggota dalam wadah koperasi yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong.(*)

Kategori
DINAMIKA

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar