Koperasi Keluarga Guru Jakarta (KKGJ) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 secara virtual pada Jumat, 22 Mei 2026 di Gedung KKGJ Jakarta Timur.
Seluruh entitas KKGJ menyadari, rapat anggota tahunan bukan sekadar rutinitas tahunan organisasi atau pemenuhan kewajiban regulasi formal, tetapi merupakan komitmen nyata KKGJ untuk selalu transparan dan terbuka atas kerja keras pengurus dalam mengelola aset.

Melalui forum ini KKGJ menunjukan tanggung jawab moral kepada seluruh anggota mengenai apa yang sudah dikerjakan, bagaimana hasilnya dan akan dibawa kemana program-program berikutnya.
"Saya memberikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas KKGJ yang telah berupaya secara optimal dan konsisten dalam mengelola koperasi, pelaksanaan RAT hari ini juga merupakan satu bukti bahwa KKGJ dikelola dengan prinsip tata kelola yang sehat, amanah, dan profesional. Dinas Pendidikan dan KKGJ terus bersinergi, KKGJ bukan hanya sebagai tempat simpan pinjam tapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi yang kuat bagi pahlawan pendidikan di Jakarta,” ungkap DR. Hj. Nahdiana, MPd, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Ketua Umum KKGJ H. Karyatmo mengatakan, pengaruh pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2025 sangat dirasakan oleh pelaku para ekonomi, terutama pelaku ekonomi , mikro, kecil dan menengah termasuk KKGJ. Masalah internal juga harus dihadapi, seperti hak dan kewajiban anggota, perubahan manajemen dan mindset berkoperasi sangat berpengaruh terhadap siklus perekonomian KKGJ.
Pada tahun buku 2025, pendapatan KKGJ mencapai Rp 23, 63 miliar. Meningkat dibandingkan tahun 2024 yaitu sebesar Rp 21,73 miliar. Hal ini ditopang oleh pendapatan di luar unit simpan pinjam.
Unit usaha simpan pinjam merupakan usaha primadona bagi setiap koperasi, namun seiring berjalan waktu persaingan bidang USP tidak bisa dielakan.
Pesaing utama koperasi adalah lembaga perbankan yang memiliki modal kuat. Tidak hanya soal jumlah pinjaman tapi jasanya juga bersaing.
USP tidak lagi menjadi usaha andalan bagi KKGJ. Hal itu disebabkan oleh lemahnya partisipasi anggota terhadap usaha simpan pinjam.
Guna mengatasi hal tersebut serta untuk menumbuhkan minat anggota terhadap USP pengurus telah meluncurkan program unggulan menarik, antara lain kebijakan bulan promosi dengan jasa 0,99 persen saat anggota memerlukan biaya tinggi seperti akhir tahun dan awal tahun pelajaran baru.
Sementar itu, Zaenal Arifin, Sekretaris IKPRI, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya RAT Koperasi Keluarga Guru Jakarta Tahun Buku 2025. Terselenggranya rapat anggota merupak cerminan dari sehatnya koperasi, sehat usaha, dan sehat organisasi.
Secara performa, total aset KKGJ pada tahun 2025 sebesar Rp 153 miliar sedangkan tahun 2024 berada diangka Rp 156 miliar, terjadi penurunan sebesar 2,12 persen. Menurunya nilai aset KKGJ diakibatkan banyak anggota yang meninggal dunia, pensiun, dan mutasi, sehingga KKGJ harus mengembalikan simpanan anggota tersebut. Sisa hasil Usaha yang berhasil di bukukan KKGJ pada thun 2025 yaitu sebesar Rp 1,7 miliar, sementara tahun 2024 berahasil meraup SHU sebesar Rp 2,3 miliar. (Edi Supriadi)
Sumber : https://wartakoperasi.net/rat-kkgj-inovasi-bertahan-dari-tantangan-detail-463211