Koperasi Syariah Harus Punya Dewan Pengawas

Setiap koperasi syariah wajib mempunyai dewan syariah. Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Ahmad Zabadi.

Sayangnya saat ini ketersediaan dewan pengawas di koperasi syariah masih minim. Hal tersebut disebabkan lambannya proses sertifikasi sebagai syarat menjadi pengawas.

"Kami sudah melakukan kerja sama dengan dewan pengawas syariah untuk mendorong menyiapkan ketersediaannya dari dewan pengawas syariah,” papar Ahmad Zabadi dalam webinar yang digelar Kemenkop-UKM pada Rabu (22 September 2021) seperti dilansir m.medcom.id

Mengingat masih minimnya ketersediaan dewan pengawas, kata Zabadi,  koperasi syariah dapat berkoordinasi dengan dewan syariah nasional yang menjadi bagian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu dimaksudkan untuk mendapatkan pendampingan selagi pihaknya menyiapkan ketersediaan dewan pengawas syariah.

Zabadi juga memaparkan koperasi syariah juga bisa disebut baitul maal. Yakni lembaga pengumpul infaq, zakat, dan shadaqah.

“Tentu saja ini didasarkan dalam bingkai pengawasan Badan Amil Zakat Nasional dan Badan Wakaf Indonesia,” ujarnya.

                                                     (Susan/foto : Susan)

Kategori
INFO

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar